Data DayMke

Hidup Ini Adalah Permainan, Maka Jadilah Pro

Helmy Yahya Dinonaktifkan dari TVRI

Direktur Utama Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Helmy Yahya mendapat pemberitahuan penonaktifan sementara dirinya secara tiba-tiba. Pemberitahuan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan nomor 3 tahun 2019 yang diterbitkan oleh Dewan Pengawas. Untuk melanjutkan tugas Helmy telah ditunjuk pelaksana tugas dirut LPP TVRI periode 2017-2022.

Supriyadi ditunjuk sebagai pengganti sementara

 

Pada surat keputusan tersebut tertera, “pertama menonaktifkan saudara Helmy Yahya sebagai Direktur Utama Lembaga Penyiaran Televisi Republik Indonesia. Kedua, selama dinonaktifkan, yang bersangkutan tetap mendapatkan penghasilan sebagai direktur utama LPP TVRI,”.

 

Pada poin ketiga, telah ditunjuk Supriyono sebagai Direktur Teknik LPP TVRI untuk menjalankan rutinitas tugas harian Direktur Utama LPP TVRI. Surat keputusan tersebut diketahui itanda tangani oleh Arief Hidayat Thamrin, Ketua Dewas LPP TVRI.

 

Saat dihubungi, sang Raja Kuis tersebut juga telah membenarkan kabar tersebut bahwa dirinya memang dinonaktifkan oleh dewan pengawas (dewas). Kepada salah satu media Helmy mengonfirmasi kabar tersebut melalui pesan pendek dengan kalimat, “(SK) itu benar dan saya sudah menjawab.

 

Respon Helmy Yahya

Bagi Helmy surat dua halaman penonaktifan dirinya yang dikeluarkan oleh ketua dewan pengawas, dinilai cacat hukum serta tak berdasar. Surat nomor 1582/1.1/TVRI/2019 dan diterimanya pada (5/12) tersebut dinilai tak memenuhi aturan yang berlaku.

 

Sebagaimana aturan tertulis, pemberhentian anggota jajaran direksi dikarenakan tak melakukan peraturan sebagaimana yang berlaku, tidak memenuhi persyaratan sebagaimana yang tercantum pada pasal 22, tersangkut dalam aktivitas yang bisa merugikan lembaga, dan dipidana karena melakukan tindak criminal dengan status yang telah diputus oleh pengadilan.

 

Menurut Helmy dirinya sama sekali tak melakukan salah satu dari empat poin tersebut di atas. Tak hanya yang bersangkutan, tak sedikit pihak yang bertanya-tanya sekaligus menyesalkan keputusan tersebut. Beberapa bahkan menyebut keputusan Dewas dalam memberhentikan sementara Helmy Yahya dinilai tak beralasan. Terutama mengamati performa TVRI yang semakin meningkat di bawah kepemimpinan mantan presenter kuis tersebut.

 

BPK (Badan Pengawas Keuangan) RI, Achsanul Qosasi turut berkomentar bahwa penonaktifan Helmy ini adalah hal yang aneh. Dirinya mencuit pada akun Twitter pribadinya bahwa ada dugaan terjadi perselisihan antara jajaran dewan direksi TVRI dan Dewan Pengawas. Dirinya juga menghimbau agar kedua belah pihak menghargai kapasitas dan kewenangan masing-masing untuk menemukan solusi atas masalah tersebut.

 

Achsanul juga menerangkan deretan pencapaian positif stasiun televisi tertua di tanah air tersebut di bawah kepemimpinan Helmy. Pemilik klub sepak bola Madura United tersebut mengatakan bahwa TVRI berhasil melakukan revitalisasi dan inventaris, menyelesaikan pinjaman, melakukan restrukturisasi, serta memperbaiki pelaporan keuangan sebagai efek dari kasus temuan oleh BPK.

 

Politisi dari Partai Golkar ini juga mengatakan bahwa kerja keras jajaran direksi beberapa tahun belakangan ini semakin memperlihatkan capaian positif. Achsanul secara terbuka bahkan memuji peningkatan performa TVRI setelah sebelumnya giat melakukan perbaikan internal. Hal ini menurutnya meliputi 3 poin.

 

Yang pertama adalah kualitas program siaran TVRI yang telah semakin meningkat, kedua rating TVRI juga semakin menggembirakan dan menunjukkan peningkatan tajam. Semakin banyak sponsor yang bersedia bekerjasama, berbeda dengan dahulu, jarang ada brand yang bersedia. Achsanul juga login lintas mengapresiasi perbaikan suasana kerja TVRI dengan karyawan yang semakin solid.

 

Kabar terakhir terkait hal ini, pihak Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) akan menjadi mediator yang menjembatani pertemuan antara Dewan Pengawas dan Helmy Yahya pada 6 Desember 2019.

Film terbaru Iqbaal Ramadhan: Ali & Ratu Ratu Queens

Semakin hari Iqbaal Ramadhan lebih dikenal sebagai seorang actor dibandingkan penyanyi yang menjadi langkah pertamanya memasuki dunia hiburan tanah air. Setelah sukses membawakan karakter Dilan yang romantic, kali ini Iqbaal akan muncul kembali pada film terbarunya yaitu Ali & Ratu Ratu Queens. Kabarnya perannya kali ini akan sangat berbeda dengan peran Dilan yang semakin mengukuhkan posisinya sebagai actor professional.

 

Mengenal karakter Ali

Pada film tersebut Iqbaal akan memerankan tokoh Ali, seorang remaja yang berpetualang ke kota New York, Amerika Serikat, demi mencari sang Ibu yang telah meninggalkannya sejak kecil. Tiba di kota tersebut dirinya justru akan berkenalan dengan empat wanita unik yang diperankan oleh Tika Panggabean, Asri Welas, Happy Salma, dan Nirina Zubir.

 

Film ini dijamin akan menjadi tontonan seru untuk keluarga karena digarap oleh dua orang sineas handal, yaitu penulis naskah Gina S. Noer dan sutradara Lucky Kuswadi. Film ini diproduksi oleh production house yang sama dengan film Aruna & Lidahnya, serta Posesif, yakni Palari Films.

 

Bagi Anda para penggemar Iqbaal Ramadhan tampaknya harus sabar menunggu dirilisnya film ini di tahun 2020. Sebagaimana yang dimuat pada Instagram Palari Films dikatakan bahwa film Ali & Ratu Ratu Queens mengisahkan perjalanan pencarian seorang anak muda bernama Ali pada negara yang asing. Film bergenre komedi ini juga mengangkat cerita tentang mimpi, persahabatan, serta keluarga.

 

Tokoh Ali adalah peran pertama Iqbaal yang bukan berdasarkan novel. Sebelumnya mantan personil Coboy Junior ini memerankan Dilan yang diadaptasi dari novel dwilogi karya Pidi Baiq, dan Minke yang merupakan karakter dari novel Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Tour.

 

Perjalanan Iqbaal Ramadhan di jagat hiburan tanah air

Selebriti pria ini sudah tak asing dengan panggung hiburan sejak belia. Dikenal sebagai penyanyi anak-anak bersuara merdu, Iqbaal bersama Bastian, Kiki, dan Aldi sempat mengumpulkan banyak fans saat masih tergabung pada kelompok Coboy Junior.

 

Seiring bertambahnya usia grup boy band yang sempat berganti nama menjadi CJR tersebut akhirnya bubar di tahun 2017. Salah satu penyebabnya adalah masing-masing personilnya berniat melanjutkan pendidikan serta karier masing-masing. Tak bisa jauh dari dunia music saat ini Iqbaal diketahui memiliki sebuah band baru bernama Svmmerdose dengan dirinya sebagai basis.

 

Sebelum terjun pada layar lebar, Iqbaal lebih dulu mengasah kemampuan aktingnya dengan menjadi pemain sinetron. Memasuki masa remaja popularitas Iqbaal kian menanjak, apalagi dirinya kerap dikatakan mirip dengan Bisma, personel boy band Smash yang tampan.

 

Di bangku SMA, Iqbaal sempat vakum sejenak dari dunia hiburan untuk melanjutkan pendidikannya ke luar negeri, tepatnya Armand Hammer United Wolrd College of The American West, Montezuma, New Mexico atau UWC. Ini adalah semacam sekolah setara SMA dengan para siswa dari banyak negara.

 

Lulus dari lembaga pendidikan tersebut, Iqbaal kembali ke tanah air dan di tahun 2018 memerankan karakter Dilan 1990 di layar lebar. Bersama Vanesha Prescilla, Iqbaal dinilai sukses membawa karakter tersebut dan seketika menjadi idola remaja.

 

Tak perlu menunggu lama bagi Iqbaal untuk segera kembali ke layar lebar. Kali ini dirinya game slot pulsa memerankan tokoh Minke, seorang pemuda Jawa yang cerdas dan berkesempatan mendapatkan pendidikan tinggi. Dengan setting masa penjajahan Belanda di Indonesia, karakter Minke yang kuat mati-matian harus didalaminya untuk menampilkan yang terbaik.

 

Dapat dibilang mungkin Iqbaal tak ingin terpaku pada peran-peran yang stereotype.

Deretan Film Bertema Natal

Menikmati liburan Natal dan akhir tahun tak melulu harus dilakukan dengan traveling atau berjalan-jalan ke tempat wisata. Apalagi di masa-masa high season umumnya jalanan macet dan berbagai obyek wisata mengalami peningkatan harga tiket. Meski demikian Anda tetap bisa menikmati liburan yang berkesan dengan menonton film-film bertema Natal bersama orang-orang terdekat. Inilah rekomendasinya!

 

Film-film terbaik bertema Natal

Tak perlu bingung memilih film terbaik bertema Natal. Berikut ini adalah referensinya untuk Anda!

 

  1. The Polar Express – Dapat dibilang ini adalah film wajib putar saat Hari Natal. Film ini mengisahkan tentang seorang anak laki-laki yang tidak mempercayai keberadaan Santa Claus hingga akhirnya dia naik kereta Polar Express yang menuju ke Kutub Utara. Di tempat ajaib tersebut dia pun bertemu dengan Santa dan bersahabat dengannya.
  2. A Christmas Carol – Film yang diangkat dari novel popular dengan judul yang sama ini memiliki kisah yang mengharukan. Karakter utama A Christmas Carol adalah seorang kakek tua yang pelit luar biasa. Tiga orang kemudian mendatanginya yang menyeretnya dalam petualangan ajaib. Film ini cocok sebagai film keluarga karena memiliki pesan moral yang bagus.
  3. Home Alone – Film yang dibintangi Macaulay Culkin ini juga dapat dibilang tak pernah absen diputar di Hari Natal, namun tak pernah membosankan untuk ditonton. Tokoh utama Home Alone adalah seorang anak lelaki bernama Kevin yang berjuang untuk mempertahankan rumahnya dari ancaman perampokan.
  4. Elf – Film ini sering dikatakan sebagai film dengan jalan cerita paling jenaka. Kisahnya pun cukup unik, yaitu tentang seorang bayi yang terbawa tanpa sengaja oleh Santa Claus dan para Elf pekerjanya. Mereka pun membesarkannya di Kutub Utara hingga dewasa. Anak lelaki yang diberi nama Buddy itu akhirnya menyadari bahwa dirinya adalah manusia dan kembali ke dunianya.
  5. A Christmas Story – Film bergenre komedi ini memang merupakan film lawas namun masih seru ditonton. Kisahnya adalah tentang seorang anak yang memiliki impian Natal namun sulit terwujud gara-gara penolakan dari ibunya.
  6. Arthur Christmas – Inilah kisah dimana Santa Claus kerepotan membagikan hadiah ke semua anak di malam Natal. Santa pun mengajak Arthur untuk membantunya tetapi dia justru membuat kekacauan besar. Arthur pun harus bertanggungjawab untuk memperbaiki kesalahannya.
  7. The Nightmare Before Christmas – Walaupun Natal identic dengan kebahagiaan nyatanya ada seseorang yang sangat benci Natal. Dia adalah Jack Skellington, tengkorak jahat yang juga iri kepada Santa dan berniat menghancurkan kebahagiaan di hari Natal. Jack lalu menculik Santa untuk memuluskan niatnya.
  8. Jingle All The Way – Demi memenuhi keinginan anaknya untuk mendapatkan boneka edisi terbatas seorang ayah harus rela mengalami berbagai kejadian konyol. Film ini sangat seru ditonton beramai-ramai bersama keluarga.
  9. It’s A Wonderful Life – Film ini merupakan film lama yang masih menampilkan gambar hitam putih. Meski demikian ceritanya sangat bagus dan mengandung pesan moral yang baik. George Bailey adalah karakter utama film ini yang berharap dirinya tak dilahirkan karena merasa pulsa777 hidupnya tak berarti. Keinginan tersebut akhirnya dikabulkan dan George pun menyesal. Absennya dia di dunia ternyata menimbulkan banyak perubahan.
  10. Rise of the Guardians – Film ini mengisahkan persatuan tokoh-tokoh fantasi yang bahu-membahu untuk melawan Pitch Black. Tokoh jahat ini setiap malam Natal berusaha membuat anak-anak sedih dan ketakutan dengan menyebarkan mimpi buruk.

 

Nah, yang mana film Natal pilihan Anda?

Skuter Listrik Memberi Pengaruh Kepada Perekonomian

Tak hanya memberikan alternative untuk kendaraan ramah lingkungan, skuter listrik GrabWheels juga diklaim memberi dampak positif bagi perekonomian. Grab menyatakan bahwa 68 mitra UMK (Usaha Mikro Kecil) serta menengan (UMKM) yang bergerak dalam bidang penyediaan parker GrabWheels memperoleh dampak positif bagi perekonomiannya.

 

Keberadaan GrabWheels membawa dampak positif

Hal ini dikatakan oleh Head of Public Affairs Grab Indonesia Tri Sukma Anreianno, yaitu 85% dari mitra setuju bahwa keberadaan fitur GrabWheels memberikan peluang bagi mereka dalam mendapatkan penghasilan tambahan. Selanjutnya, 81% responden mengaku GrabWheels meningkatkan daya tarik bisnis yang mereka tekuni dan hal ini berperan dalam menambah jumlah pelanggan atau pengunjung.

 

Perusahaan transportasi tersebut juga menggelar survey lanjutan kepada 3.107 responden dengan 858 di antaranya, atau sebesar 28% adalah pengguna aktif skuter listrik tersebut, sementara sisanya bukan. Survey tersebut digelar pada hari Kamis (28/11/2019) dengan tujuan mengetahui pendapat masyarakat tentang GrabWheels.

 

Hasil dari survey tersebut, 61% pengguna setuju bahwa biaya transportasi yang mereka keluarkan menjadi lebih sedikit karena GrabWheels. Artinya pilihan transportasi listrik ini sedikit demi sedikit dapat meminimalkan penggunaan kendaraan bermotor. 59% dari pengguna bahwa mengaku dapat meninggalkan kendaraan bermotor sepenuhnya jika lebih banyak tersedia GrabWheels di ibukota.

 

GrabWheels mendapat sambutang hangat di masyarakat

Masih dari survey yang sama pada 3.107 responden, 9 dari 10 penduduk Jakarta mendukung penggunaan opsi transportasi ramah lingkungan tersebut. Berikutnya 45% menyatakan dukungannya dengan syarat ada peningkatan layanan. Saat ini motor dapat dikatakan masih menjadi opsi utama masyarakat.

 

Padahal kendaraan bermotor memicu polusi udara serta menambah kemacetan jalanan ibukota. Polusi udara yang semakin memburuk lambat laun akan merugikan kesehatan. Keberadaan GrabWheels perlahan-lahan menggeser kendaraan bermotor sebagai transportasi utama masyarakat. Lebih dari setengah responden juga menyatakan persetujuannya bahwa skuter listrik dapat meminimalkan ketergantungan mereka akan penggunaan kendaraan bermotor.

 

Awal mula layanan GrabWheels

Beberapa tahun belakangan transportasi berbasis listrik memang kian diminati. Skuter listrik prakarsa dari Grab termasuk kendaraan pintar atau tergolong kendaraan listrik. GrabWheels adalah fitur yang dirilis sebagai salah satu inovasi Grab dalam menyediakan layanan yang memperbanyak opsi transportasi pribadi jarak dekat.

 

President of Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata menyatakan bahwa skuter listrik berperan penting sebagai alat mobilitas personal dalam meningkatkan jumlah kendaraan berbasis listrik. Lebih jauh Ridzki mengatakan bahwa skuter listrik ini merupakan realisasi inovasi transportasi yang terintegrasi, yang bisa membantu mengurangi polusi udara.

 

GrabWheels dirilis perdana pada 9/5/2019 dan merupakan wujud kemitraan antara Grab Indonesia dan Sinarmas Land. Pada waktu itu skuter listrik GrabWheels disediakan hanya pada area tertentu yaitu green office Park BSD City, Tangerang. Kendaraan ramah lingkungan ini memiliki desain yang berbeda karena hanya untuk jarak mulai 3 km hingga 5 km saja.

 

Salah satu daya tarik skuter ini adalah cukup mudah digunakan serta aman. Dengan aplikasi Grab Anda tinggal melakukan petir jitu scan pada kode QR yang terdapat pada stang kendaraan. Paket persewaan skuter ini juga menyertakan sebuah helm. Demi keselamatan pengguna, pihak Grab juga telah memberikan aturan berkendara dalam aplikasinya.

 

Beberapa di antaranya adalah berusia minimal 18 tahun, harus mengenakan helm dan sepatu tertutup, dan skuter harus dituntun saat melewati penyeberangan. Batas penggunaan skuter maksimal adalah 15 km per jam dan wajib mematuhi rambu-rambu lalu-lintas.

 

Kisah Howard Liu yang diremehkan Saat Besarkan AirTable

Apakah anda pernah mendengar nama Howard Liu? Ia adalah orang yang ada di balik perangkat lunak AirTable yang dulu diremehkan sekarang malah bernilai US$ 1 miliar. Howard Liu adalah orang yang sangat optimis dan pantang menyerah. Pendekatan ini lah yang ia lakukan saat ia membesarkan AirTable, sebuah perangkat lunak yang mengubah cara kita memanfaatkan spreadsheet atau lembar sebar.

Kegigihan Howard Liu Kembangkan AirTable

Berkat AirTable ini lah nilai perusahaan yang didirikannya mampu menembus US$ 1 miliar dan sudah masuk ke kategori Unicorn. Ia sendiri mengatakan bahwa potensi yang digarap oleh AirTable ini masih amat sangat terbuka dan apabila ia dan timnya sukses mengeksekusi, pendapatan yang diterimanya bahkan bisa mencapai puluhan miliar dollar.

“Ini adalah kesempatan besar, tak ada bedanya skalanya dengan (capaian) Amazon, Facebook, atau pun Google,” katanya. “Saya merasa ada gelombang perubahan yang akan terjadi terkait dengan bagaimana orang berinteraksi dengan perangkat lunak,” imbuhnya.

Ide dasar dari AirTable sendiri adalah lembar sebar atau yang juga dikenal dengan Spreadsheet. AirTable ini mengubah lembar sebar tidak Cuma sekedar sebagai perangkat lunak untuk mengolah data dan juga menyusun table akan tetapi, lembar sebar bisa digabungkan dengan data dan juga kolaborasi.

Dan di tangan Liu serta timnya, AirTable berhasil menjadi perangkat lunak yang jauh lebih berguna dan juga bertenaga. Tak Cuma itu, yang membuatnya lebih populer adalah kemudahan untuk memakainya. AirTable ini mudah digunakan karena pengguna tak harus menguasai coding hanya untuk memanfaatkan fitur-fitur yang dimilikinya.

Jadi, ini membuat AirTable bisa dengan mudah dipakai oleh siapa saja dan kapan saja, baik itu oleh profesional, akuntan, sampai dengan petani yang ingin mencatat jumlah sapid an juga perlatan ternak yang dimilikinya.

Sempat dinilai Cukup Membingungkan

Kelebihan AirTable ini sendiri membuat perangkat lunak ii sekarang banyak digunakan oleh perusahaan-perusahaan ternama di dunia misalnya TIME, Netflix, dan Tesla. Perusahaan ini bernilai US$ 1 miliar atau setara dengan Rp. 15 Triliun, berdasarkan data pendanaan yang palin baru, walaupun hanya memiliki satu produk di pasar selama 4 tahun.

Awalnya, tidak lah mudah menjelaskan konsep AirTable, begitu lah kenang Liu. Ia turut mendirikan perusahaan tahun 2012, selain juga memimpin AirTable. Ini bisa dipahami karena gagasannya memang pada mulanya bukan sesuatu yang revolusioner atau baru. Sehingga saat ia dan juga mitranya bertemu dengan investor, mereka sebetulnya menawarkan sedikit saja dari apa yang penanam-penanam modal inginkan.

Ia mengatakan bahwa dirinya tak mempresentasikan tabel-tabel menarik yang membuat para investor IDtogel itu terpikat. Justru ia menawarkan filosofi dasar AirTable dan juga bagaimana perangkat lunak ini bisa mengubah cara kita bekerja. Akhirnya, yang ditangkap oleh investor-investor itu adalah keyakinan pada tim AirTable ini. begitu lah ucap Liu yang menganggap lebih penting di tahap permulaannya.

“Ada banyak sekali ide besar yang gagal karena dikelola oleh tim yang buruk dan sebaliknya ada banyak ide sederhana yang dikelola oleh tim yang baik, namun tidak dikena, namun berhasil karena dikembangkan oleh tim yang sangat baik,” ungkap Liu.

Liu yang besar di College Station, Texas, AS ini tetap akan terus mengembangkan AirTable. Ia dianggap sebagai CEO yang memungkinkan untuk memiliki kemewahan jaminan keuangan saat dirinya memulai AirTable dan akhirnya AirTable didukung banyak pihak.

Fantastic Beast 3 Pastikan Jadwal Syuting Tahun 2020 di Brazil

Berita menggembirakan datang dari Fantastic Beast yang dikabarkan siap dengan sekuel ketiganya, Fantastic Beast 3 akhirnya dipastikan akan memulai syutingnya yang sempat tertunda selama 2 tahun. Syuting yang mana direncanakan akan dilakukan di musim semi 2020 dan berlangsung selama bulan Maret sampai dengan Mei tepatnya di Brazil.

Syuting Tahun Depan di Brazil

Melansir dari CNN Indonesia, kabar itu disampaikan Warner Bros langsung selaku rumah produksinya. Sebelumnya, proses pengambilan gambar film Fantastic Beast 3 yang mana direncanakan di akhir 2018 diundur ke pertengahan tahun 2019. Lalu akhirnya jadwal itu diundur lagi menjadi ke tahun 2020.

Kemungkinan besar, lokasi syuting yang akan dipilih oleh film Fantastic Beast 3 ini di Brazil karena berkaitan juga dengan alur ceritanya. Seperti yang ada dalam film Fantastic Beast: The Crimes of Grindelwald (2018) yang mana berlatar tempat di Prancis.

Walau demikian, belum ada keterangan lebih lanjut soal cerita Fantastic Beast 3 ini akan bagaimana. banyak sekali penggemar yang menantikan film ini karena dalam Fantastic Beast 2 dirasa ceritanya masih menggantung. Fantastic Beast  pasalnya jadi salah satu seri film yang menjanjikan karena kisahnya terkoneksi dengan film Harry Potter yang sangat melegenda dan ‘hits’ di era tahun 2000an.

Dari segi waktu. Fantastic Beast sendiri berlatar waktu puluhan tahun bahkan sebelum Harry Potter memulai petualangannya dalam ketujuh seriesnya. Sejak awal memang Warner Bros sudah berencana membuat 5 seri film Fantastic Beast. Akan tetapi, hal tersebut masih bisa berubah karena pendapatan yang diperoleh Fantastic Beast 2 belum sesuai dengan ekspektasi.

Film Fantastic Beast  yang pertama bertajuk Fantastic Beast and Where to Find Them (2016) yang bujetnya sekitar USD180 juta berhasil mendapatkan USD814 juta. Kemudian dalam film keduanya, Fantastic Beast: The Crimes of Grindelwald (2016) yang berbujet kira-kira USD200 juta mendapatkan untung sekitar USD653 juta.

Johnny Depp Masih Belum Jelas di Fantastic Beast 3

Selain itu, aktor Johnny Depp yang mana berperan sebagai Gellert Grindelwald dalam seri Fantastic Beast ini belum diketahui apakah akan muncul dalam seri ketiganya ini. dilansir dari CNN Indonesia, aktor 55 tahun itu belum didekati lagi oleh Warner Bros untuk membicarakan kontrak di film Fantastic Beast 3.

Sebenarnya Depp memiliki kontrak jangka panjang untuk lima film waralaba Fantastic Beast. Tapi dalam tiap film, kontrak tersebut diatur sendiri-sendiri oleh rumah produksi, dalam hal ini adalah Warner Bros. sehingga status aktor ini dinilai mulai goyah. Setelah muncul dalam dua seri Fantastic Beast, ia malah belum dipastikan apakah bisa muncul lagi dalam seri ketiganya.

Sampai dengan saat ini belum ada keterangan resmi dari Warne Bros tentang status Depp dalam Fantastic Beast 3. Juga belum diketahui apakah alasan mereka belum membahas kontrak dengan aktor pemeran utama Edward Scissorhand tersebut.

Dugaan yang paling kuat mengapa kontrak Depp tak diperpancang adalah karena kasus kekerasan slot via pulsa seksual pada mantan istrinya, Amber Heard. Rumor ini sudah mulai terdengar ketika perilisan Fantastic Beast: The Crimes of Grindelwald. Saat itu sejumlah penggemar meminta Depp tidak lagi tampil dalam seri Fantastic Beast. Bahkan beberapa eksekutif Warner Bros juga diberitakan meminta Depp untuk dipecat. Rowling pun dikabarkan setuju saja jika karakter penjahat utama Gallert Grindelwald tak lagi diperankan oleh Depp.